Setelah terasa lama sekali dari dulu kala menunggu 17 tahun untuk bisa membuat SIM,,akhrinya kemarin berhasil buat juga,,
penantian yang panjang ini telah berakhir.. Tepat tanggal 20 Mei sekitar pukul 1 siang, sebuah SIM dengan namaku berada didepanku...Senengnya bisa punya SIM,,,(biasa aja kalee..)
OK..OK..cukup..cukup...bersenang-senangnya...sekarang aku akan menceritakan Proses pembuatannya.
Saat itu sekitar pukul 1 siang aku memarkirkan mobil di Kantor Polres. Dan akupun keluar menuju tempat pembuatan SIM.
Setelah melihat-lihat disana kok sepi jg ya, akhirnya aku melihat ada beberapa polisi di belakangku, dan nampak sekitar 2 pemuda yang sedang bikin SIM kaya' aku..
Aku tanya sama polisi itu, "mau bikin SIM pak..."
dan si Polisi pun menjawab, "ya silahkan tes kesehatan dulu di belakang sana.." sambil menunjukkan tangannya..
akupun pergi ketempat tes kesehatan itu..sampai sana kok udah sepi banget..malah pintunya udah dikunci.Balik lagi deh ke tempat tadi.
Sampai sana aku tanya sama polisinya "Pak tempat tes kesehatannya udah tutup.." lalu pak polisinya ngajak aku kedalam ruang pembuat SIM dan berkata dengan lirih "mo tes kesehatannya dibayar disini atau besok balik sini lagi.."
Setelah berpikir akupun memutuskan untuk dibayar disitu aja daripada besok musti bolak-balik. Tapi ajaibnya tidak ada tes kesehatan, itu hanya pembayaran sebagai simbol..xixixixii...
Nah, setelah itu aku disuruh ngisi formulir tentang data diri, setelah menyerahkan fotokopi KTP. Sebelum aku selesai ngisi, namaku udah dipanggil.
Aku masuk ke ruangan tempat pembuatan SIM tersebut, disinilah terjadi sedikit hal lucu. Dan aku lebih suka menyebutnya Kejadian Lucu Saat Buat SIM
Polisi : Udah selesai belum ngisinya?
Aku : Belum, sedik lagi..
Polisi : Sini formulirnya..
Kebetulan yang belum ku isi nama orang tua, dan Polisi itu bantu ngisiin..
Polisi : Duduk sana, didepan kamera.
Setelah itu polisinya menanyakan/mencocokkan identitasku, dan yang terakhir aku diphoto..
Selesai sudah pertanyaan-pertanyaan polisi itu kepadaku, dan sekarang saatnya SIMnya dicetak!
SIMnya selesai dicetak, oleh si Polisi diletakkan diatas meja,,
Setelah keluar dari kantor Polisi aku baru kepikiran, kenapa SIM yang C tadi ga kuminta sekalian ya,,, kan rumayan,,,heheee...
Kok bisa ya,, polisinya ga teliti gitu..wew....Jangankan
Oh ya satu lagi, aku buat SIM hanya dalam waktu sekitar 15menit saja...malah kurang mungkin , cepat bukan..??
penantian yang panjang ini telah berakhir.. Tepat tanggal 20 Mei sekitar pukul 1 siang, sebuah SIM dengan namaku berada didepanku...Senengnya bisa punya SIM,,,(biasa aja kalee..)
OK..OK..cukup..cukup...bersenang-senangnya...sekarang aku akan menceritakan Proses pembuatannya.
Saat itu sekitar pukul 1 siang aku memarkirkan mobil di Kantor Polres. Dan akupun keluar menuju tempat pembuatan SIM.
Setelah melihat-lihat disana kok sepi jg ya, akhirnya aku melihat ada beberapa polisi di belakangku, dan nampak sekitar 2 pemuda yang sedang bikin SIM kaya' aku..
Aku tanya sama polisi itu, "mau bikin SIM pak..."
dan si Polisi pun menjawab, "ya silahkan tes kesehatan dulu di belakang sana.." sambil menunjukkan tangannya..
akupun pergi ketempat tes kesehatan itu..sampai sana kok udah sepi banget..malah pintunya udah dikunci.Balik lagi deh ke tempat tadi.
Sampai sana aku tanya sama polisinya "Pak tempat tes kesehatannya udah tutup.." lalu pak polisinya ngajak aku kedalam ruang pembuat SIM dan berkata dengan lirih "mo tes kesehatannya dibayar disini atau besok balik sini lagi.."
Setelah berpikir akupun memutuskan untuk dibayar disitu aja daripada besok musti bolak-balik. Tapi ajaibnya tidak ada tes kesehatan, itu hanya pembayaran sebagai simbol..xixixixii...
Nah, setelah itu aku disuruh ngisi formulir tentang data diri, setelah menyerahkan fotokopi KTP. Sebelum aku selesai ngisi, namaku udah dipanggil.
Aku masuk ke ruangan tempat pembuatan SIM tersebut, disinilah terjadi sedikit hal lucu. Dan aku lebih suka menyebutnya Kejadian Lucu Saat Buat SIM
Polisi : Udah selesai belum ngisinya?
Aku : Belum, sedik lagi..
Polisi : Sini formulirnya..
Kebetulan yang belum ku isi nama orang tua, dan Polisi itu bantu ngisiin..
Polisi : Duduk sana, didepan kamera.
Setelah itu polisinya menanyakan/mencocokkan identitasku, dan yang terakhir aku diphoto..
Selesai sudah pertanyaan-pertanyaan polisi itu kepadaku, dan sekarang saatnya SIMnya dicetak!
SIMnya selesai dicetak, oleh si Polisi diletakkan diatas meja,,
Polisi : Ni SIMnya..
Aku : (Sambil melihat SIM yang ada di atas meja dan kuperhatikan dalam-dalam..)kok SIM C sih pak?
Polisi : Tadi kamu saya tanya cuma bilang ya..ya...saja...
Aku : Ga kok pak..(sambil mikir tadi kan cuma ditanya soal identitas aja..wuih dasar pak polisi, mang ga baca Formulirnya ya...)
Polisinya pun akhirnya kembali ke depan komputer dan meng-edit datanya, digantilah dengan A. Kemudian di cetak lagi..
Weheee....akhirnya aku udah dapat SIM juga....
Aku : Makasih ya pak,,,
Polisi : Ya....
Setelah keluar dari kantor Polisi aku baru kepikiran, kenapa SIM yang C tadi ga kuminta sekalian ya,,, kan rumayan,,,heheee...
Kok bisa ya,, polisinya ga teliti gitu..wew....Jangankan
Oh ya satu lagi, aku buat SIM hanya dalam waktu sekitar 15menit saja...malah kurang mungkin , cepat bukan..??
2 komentar:
Aneh skali, buat SIM A malah yang muncul SIM C tapi yang paling bodoh adalah saat SIM C nya udah kluar malah kenapa tidak di minta sekalian???
:)
wewww...apa nomor serinya ga sama..??
Posting Komentar